Rabu, 25 November 2015

ROM ( READ ONLY MEMORY)

ROM merupakan singkatan dari Read Only Memory. ROM adalah perangkat atau peralatan proses yang terdapat di dalam CPU. ROM berisikan suatu program yang telah diterapakan oleh pembuat perangkat komputer dan keberadaan program ini tidak dapat diubah, ditambah, maupun dikurangi oleh pemakai Komputer. Isi ROM diperlukan pada saat computer dihidupkan. Perintah yang ada di dalam ROM sebagian akan dipindahkan ke RAM. Di antara perintah dari ROM adalah perintah untuk membaca system operasi dari disk, perintah untuk mengecek semua peralatan yang ada di unit system, dan perintah untuk menampilkan pesan di layar. Isi ROM tidak akan hilang meskipun aliran listrik padam.

ROM pada komputer diguanakan untuk sebagai penyimpan BIOS (Basic Input Output System). BIOS adalah bagian yang sangat kritis dari suatu sistem operasi, yang berfungsi memberi tahu bagaimana caranya dapat mengakses disk drive. Ketika komputer dihidupkan dalam kondisi RAM masih kosong maka perintah pada ROM BIOS yang digunakan oleh CPU, kemudian baru memindahkan file-file tersebut ke dalam RAM dan menjalankannya.

ROM sering ditemukan dalam bentuk IC (Integrated Circuit). IC ROM biasanya memiliki kode tulisan (teks) 27xxx. Angka 27 menunjukkan kode untuk ROM, sedangkan xxx menjunjukkan kapasitas ROM dalan satuan kilo bit.
Fungsi ROM
Seperti telah diungkapkan sebelumnya bahwa umumnya ROM berfungsi untuk menyimpan firmware. Pada perangkat komputer, sering ditemukan untuk menyimpan BIOS.
Jenis - Jenis ROM
1. Mask ROM
Mask ROM adalah ROM yang tidak bisa ditulis ulang (non-flashable) sehingga tidak dapat di up-grade.

2. PROM (Programmable Read-Only Memory)
PROM merupakan sebuah chip memory yang hanya dapat diisi data satu kali saja. Sekali saja program dimasukkan ke dalam sebuah PROM, maka program tersebut akan berada pada PROM seterusnya.

3. EPROM (Erasable Programmable Read-Only Memory)
EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) adalah sebuah ROM yang dapat diprogram ulang dan dihapus.

Berdasarkan proses pengisiannya terdapat dua jenis EPROM :
  1. UV EPROM (Ultraviolet EPROM) membutuhkan cahaya ultraviolet untuk menghapus data yang ada di dalamnya.
  2. EEPROM (Electrical EPROM) menggunakan aliran listrik dalam menghapus atau mem-program ulang isinya.
4. EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory)
EEPROM adalah tipe khusus dari PROM (Programmable Read-Only Memory) yang bisa dihapus dengan memakai perintah elektris.

Random Access memory (RAM)

ram adalah sebuah perangkat keras yang berfungsi menyimpan data dan instruksi program yang akan dan sudah dieksekusi oleh prosesor. Penyimpanan RAM bersifat sementara, ini artinya setelah komputer dimatikan, RAM akan dikosongkan lalu akan diisi data baru yang diperlukan saat komputer dinyalakan dan dipergunakan. Berbeda dengan tape magnetik atau disk yang harus diakses secara berurutan, isi dari RAM dapat diakses secara random atau tidak mengacu pada letak datanya. Hal ini yang membuat RAM lebih cepat daripada harddisk atau media penyimpanan lainnya. (Baca : Pengertian, Jenis - Jenis dan Fungsi ROM)

RAM sendiri sering disebut sebagai memori utama atau main memory,  memori primer atau primary memory atau memori internal, atau hanya disebut memori, meskipun ada beberapa jenis memori yang terpasang pada komputer tersebut.

RAM memiliki bagian utama seperti :
1. PCB (Printed Circuit Board)
PCB (Printed Circuit Board) yakni papan yang tersusun atas beberapa layer, pada setiap lapisan layer terpasang jalur/circuit untuk mengalirkan data ataupun sebagai tempat penyalur daya listrik.

2. Contact Point
Contact Point yakni bagian RAM yang berfungsi sebagai konektor ke Motherboard, terdiri atas beberapa titik dan di batasi oleh satu atau dua buah lekukan yang disebut sebagai NOTCH.

Fungsi RAM


Fungsi dari RAM adalah mempercepat pemprosesan data pada komputer. Semakin besar RAM yang dimiliki, semakin cepatlah komputer.

Selain itu, RAM juga berfungsi sebagai mendia penyimpanan disaat komputer atau laptop dalam keadaan hidup, apabila laptop atau komputer dimatikan maka data yang tersimpan dalam ram akan hilang dan terhapus. Misalkan ketika anda mengetik di dokumen atau microsoft word kemudian anda anda tutup tanpa menyimpan terlebih dahulu data yang anda ketik akan tersimpan di memori ram dengan begitu anda dapat membuka dokumen tersebut melalui history terakhir dari Microsoft word tadi.

Jenis - Jenis RAM


1. DRAM (Dynamic Random Access Memory)

Pengertian, Jenis - Jenis dan Fungsi RAM (Random Acces Memory) - Feriantano.com

DRAM (Dynamic Random Access Memory) yang merupakan memori semikonduktor yang memerlukan kapasitor sebagai tumpuan untuk menyegarkan data yang ada di dalamnya. RAM ini memiliki kecepatan lebih tinggi dari EDO-RAM. Namun lebih rendah dibandingkan SRAM.

Dalam strukturnya, DRAM hanya memerlukan satu transistor dan kapasitor per bit, sehingga memiliki kepadatan sangat tinggi. DRAM mempunyai frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga 40MHz.

2. SDRAM (Sychronous Dynamic Random Access Memory)

Pengertian, Jenis - Jenis dan Fungsi RAM (Random Acces Memory) - Feriantano.com

SDRAM (Sychronous Dynamic Random Access Memory) adalah jenis RAM yang merupakan kelanjutan dari DRAM namun telah diskronisasi oleh clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tinggi daripada DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.

3. RDRAM (Rambus Dynamic Random Access Memory)

Pengertian, Jenis - Jenis dan Fungsi RAM (Random Acces Memory) - Feriantano.com

RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi, pertama kali digunakan untuk komputer dengan prosesor Pentium 4. Slot Memori untuk RD RAM adalah 184 pin. Bentuk RD RAM adalah Rate Inline Memory Modul (RIMM). Memiliki kecepatan hingga 800 MHz.

4. SRAM (Static Random Access Memory)

Pengertian, Jenis - Jenis dan Fungsi RAM (Random Acces Memory) - Feriantano.com

SRAM (Static Random Access Memory) adalah jenis RAM yang terbuat dari semacam semikonduktor yang tidak memerlukan kapasitor dan tidak memerlukan penyegaran secara berkala sehingga lebih cepat. Namun SRAM memiliki kelemahan, yakni biaya produksinya mahal sehingga hanya tersedia dalam kapasitas kecil dan menangani bagian yang benar-benar penting.

5. EDORAM (Extended Data Out Random Access Memory)

Pengertian, Jenis - Jenis dan Fungsi RAM (Random Acces Memory) - Feriantano.com

RAM jenis ini memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam membaca dan mentransfer data dibandingkan dengan RAM biasa. Slot memori untuk EDO � RAM adalah 72 pin. Bentuk EDO-RAM lebih panjang daripada RAM yaitu bentuk Single Inline Memory Modul (SIMM). Memiliki kecepatan lebih dari 66 Mhz.

6. FPM DRAM (First Page Mode DRAM)

Pengertian, Jenis - Jenis dan Fungsi RAM (Random Acces Memory) - Feriantano.com

FPM DRAM (First Page Mode DRAM) adalah merupakan bentuk asli dari DRAM. Laju transfer maksimum untuk cache L2 mendekati 176 MB per sekon. FPM bekerja pada rentang frekuensi 16MHz hingga 66MHz dengan access time sekitar 50ns.

7. Flash RAM

Pengertian, Jenis - Jenis dan Fungsi RAM (Random Acces Memory) - Feriantano.com

Flash RAM adalah jenis memory berkapasitas rendah yang digunakan pada perngkat elektronika seperti, TV, VCR, radio mobil, dan lainnya. Memerlukan refresh dengan daya yang sangat kecil.

8. VGRAM (Video Graphic Random Acces Memory)

Pengertian, Jenis - Jenis dan Fungsi RAM (Random Acces Memory) - Feriantano.com

VGRAM (Video Graphic Random Acces Memory) Yaitu VGRAM biasanya digunakan untuk menyimpan kandungan pixel bagi sebuah paparan grafik. Penggunaan cip VGRAM akan memberikan prestasi video yang baik dan mengurangi tekanan pada CPU.

9. DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Acces Memory)

Pengertian, Jenis - Jenis dan Fungsi RAM (Random Acces Memory) - Feriantano.com

RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi dengan menggandakan kecepatan SD RAM, dan merupakan RAM yang banyak beredar saat ini. RAM jenis ini mengkonsumsi sedikit power listrik. Slot Memori untuk DDR SDRAM adalah 184 pin, bentuknya adalah RIMM.

10. SO-DIMM (Small Outline Dual In-Line Memory Module)

Pengertian, Jenis - Jenis dan Fungsi RAM (Random Acces Memory) - Feriantano.com

SO-DIMM (Small Outline Dual In-Line Memory Module) merupakan jenis memory yang digunakan pada perangkat notebook. Bentuk fisiknya kira-kira setengah dari besar DDR biasa sehingga dapat lebih menghemat ruang yang tentunya sangat berharga pada perangkat mobile seperti notebook. Perkembangan generasi SO-DIMM biasanya sejalan dengan perkembangan RAM untuk komputer desktop. Ketika DDR3 SDRAM diluncurkan dipasaran, DDR3 SO-DIMM juga ikut diluncurkan. Modul tersebut menggunakan slot yang memiliki 204 pin.

sejarah perkembangan komputer di indonesia

Sejarah Perkembangan Komputer di Indonesia

Sejarah komputer di Indonesia dimulai pada tahun 1967. Saat-saat yang masih dipenuhi dengan berbagai kemungkinan itu merupakan momen yang menjadi tonggak mulai masuknya komputer, yang menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat di Tanah Air.
Jika diurutkan, sejarah penggunaan komputer di Indonesia terbagi dalam empat era, antara lain : era 1960-an yang menjadi awal atau mulai dibuka-nya pintu gerbang komputer masuk ke Indonesia, lalu yang kedua adalah era 1980-an yang merupakan masa-masa perkenalan dan pemahaman akan dunia komputer. Lalu berikutnya adalah era 1990-an yang merupakan masa-masa pengembangan, dan yang terakhir adalah era di awal-awal tahun 2000-an yang telah jauh lebih modern dan ditandai dengan fakta bahwa komputer sudah menjadi ‘barang umum’ bagi masyarakat Indonesia.
Seandainya keempat era tersebut tidak pernah dilalui, mungkin bangsa kita tidak akan pernah mengenal yang nama-nya komputer seperti saat ini. Karena itulah untuk memahaminya lebih jauh, berikut ini kami uraikan bagaimana sejarah perkembangan komputer yang terjadi di Indonesia, termasuk beberapa momen yang menjadi elemen penting dalam perjalanannya dari tahun ke tahun.

Sejarah Komputer Indonesia Era 60-an

Foto-Sejarah-Komputer-Indonesia-Era-60-an
Tahun 1967 merupakan tahun penting bagi Indonesia, karena di tahun inilah komputer secara resmi mulai masuk dari luar negeri dengan ijin yang dikeluarkan oleh pemerintah. Saat itu komputer masih jadi ‘barang mahal’ sehingga hanya beberapa pihak tertentu saja yang bisa membelinya. Adapun pihak yang menggunakan komputer di masa itu kebanyakan masih berasal dari instansi pemerintah dan industri-industri besar. Lambat tapi pasti, sejarah komputer di Indonesia mulai terbentuk dan secara berangsur-angur kehadiran komputer dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia.
Seiring dengan makin besarnya permintaan konsumen akan perangkat komputer, pada tanggal 4 Juli 1969 pemerintah Indonesia memutuskan untuk membentuk tim khusus yang kemudian dikenal dengan nama BAKOTAN (Badan Koordinasi Otomatisasi Administrasi Negara). Fungsi dari BAKOTAN adalah sebagai konsultan bagi instansi-instansi yang akan membeli atau menyewa peralatan komputer.
Keberadaan BAKOTAN di kala itu dianggap sangat penting, mengingat fenomena komputer di Indonesia saat itu memang terbilang masih agak asing. Sehingga diharapkan dengan adanya BAKOTAN maka pengguna komputer bisa mendapatkan informasi yang jelas terkait seluk beluk dasar seputar dunia komputer yang masih agak membingungkan bagi masyarakat Indonesia yang masih terlalu awam.
Beberapa tahun terlewati, dari sana beberapa pihak mulai menyadari bahwa ilmu pengetahuan tentang komputer merupakan satu hal yang wajib jika ingin mewujudkan Indonesia yang melek akan dunia komputer. Minimnya para ahli dan teknisi yang memahami komputer menjadi masalah yang cukup pelik bagi kebanyakan orang di masa itu.
Akhirnya pada tahun 1972, Universitas Indonesia (UI) menjadi pelopor yang membuka disiplin ilmu komputer yang diberi nama Pusat Ilmu Komputer (PUSILKOM) UI, sebagai salah satu bagian dari pembelajaran khusus bagi mahasiswa yang tertarik pada bidang ilmu tentang komputer. Orang yang paling berjasa dalam pembentukan cikal-bakal jurusan teknologi informasi di UI tersebut adalah Indro S. Suwandi PhD, seorang dosen yang bukan mengajar tentang teknologi melainkan justru dosen yang mengajar di fakultas kedokteran. Selanjutnya Indro S. Suwandi PhD kemudian dikenal sebagai salah satu tokoh terkemuka, yang memperkenalkan teknologi komputer baik di kalangan perguruan tinggi maupun industri.
Tujuan dari pendidikan ilmu komputer yang diusung oleh UI tersebut sangat jelas, yaitu mendidik tenaga kerja manajerial komputer agar mengantongi kemampuan teknis dalam bidang komputer, serta memahami segala hal yang berbau komputerisasi dengan predikat Sarjana Muda.
Mengingat ilmu yang ditawarkan terbilang bukan suatu hal yang umum, alhasil jurusan komputer di kala itu sering dianggap banyak orang sebagai pendidikan kelas elit. Tak banyak yang langsung tertarik pada ilmu baru tersebut, namun seiring dengan semakin terbuka-nya pikiran dari masyarakat maka lambat laun ilmu komputer justru menjadi bidang yang paling banyak diburu oleh anak-anak muda Indonesia.
Dari sinilah pemahaman tentang komputer sudah mulai menjadi hal umum meski masih terbatas pada sebagian kalangan saja. Sementara di sisi pemerintah, hadirnya era baru yang dipenuhi dengan komputer senantiasa dipandang serius, mengingat fungsinya yang dapat memberi banyak efek positif terhadap keberlangsungan sebuah negara.

Sejarah Komputer Indonesia Era 80-an

Foto-Sejarah-Komputer-Indonesia-Era-80-an
Sejarah perkembangan komputer Indonesia mulai memperlihatkan titik yang lebih cerah dengan diadakannya Konferensi Komputer Regional Asia Tenggara SEARCC ’80 (South East Asia Regional Computer Conference 1980), yang digelar pada tanggal 21 hingga 24 Oktober 1980 di Jakarta.
Konferensi tersebut menjadi wadah bagi negara-negara yang tergabung dalam ASEAN, untuk membahas seputar kerja sama dan pengembangan komputer, dilihat dari aspek-aspek positif yang dimilikinya. Lewat konferensi ini pula negara Indonesia lalu menggelar sebuah pameran yang dikhususkan untuk memperkenalkan beragam peralatan komputer yang dipasarkan di Indonesia.
Di jaman ini sejarah perkembangan komputer Indonesia diisi dengan kehadiran komputer mini, sebuah perangkat yang tidak secanggih ‘komputer main-frame’, namun setiap sistem yang digunakannya terdiri dari bongkahan-bongkahan berukuran besar.
Beberapa nama produsen besar sudah mulai menjadikan Indonesia sebagai target penjualan komputer yang mereka produksi, seperti HP (Hewlett Packard), DEC (Digital Equipment Corp.), Prime, DG (Data General), Honeywell Bull, dan beberapa produsen lainnya.
Di era ini, komputer mini mendominasi hampir semua perangkat komputer yang tersebar di seluruh Indonesia. Dan yang perlu diketahui, komputer mini di masa itu memiliki tingkat kerumitan yang cukup tinggi dalam hal penggunaan.
Menggunakan sistem operasi tersendiri, penggunaan komputer mini lebih banyak tidak efektifnya karena sistem operasi yang digunakannya tidak cocok (kompatibel) dengan sistem operasi dari sistem lainnya. Itu artinya sebuah program yang dikembangkan pada sistem tertentu belum tentu dengan mudah dapat dijalankan pada sistem lainnya.
Beruntung masalah ini mulai teratasi setelah muncul sebuah sistem operasi baru yang dengan cepat populer di kalangan pakar komputer kala itu. Yakni sistem operasi UNIX yang dapat dijalankan pada berbagai jenis komputer. Tak hanya punya kemampuan bisa dioperasikan pada komputer mini saja, sistem operasi yang baru ini juga dapat dioperasikan pada sebuah generasi komputer yang dikenal dengan sebutan ‘super mikro’. Super mikro sendiri merupakan komputer yang berbasis prosesor 32 bit seperti Motorola MC68000 (pada waktu itu Motorola belum terkenal sebagai produsen telepon selular).
Sistem berbasis UNIX mendapat porsi perhatian yang cukup besar dari kalangan penggiat komputer Indonesia di kala itu. Pada tahun 1983 bahkan sejumlah mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) berhasil menciptakan sistem operasi UNIX pertama buatan mereka sendiri, dengan memanfaatkan komputer ‘Dual 83/20’ (berikutnya bakal lebih dikenal dengan nama INDOGTW atau Indonesian Gateway), yang dibekali dengan spesifikasi memori 1 Mbyte, serta disk (8″) dengan kapasitas 20 Mbytes.
Beberapa penelitian seputar komputer terus digalakkan di masa-masa ini. Tidak hanya penelitian yang bersifat pada sistem operasi saja, beberapa akademi bahkan telah menerapkan penelitian yang mengambil fokus pada disiplin ilmu seputar jaringan komputer.
Dengan progress yang terbilang cepat, di era 1980-an inilah kemudian mulai bermunculan sarjana-sarjana cerdas yang mengantongi pemahaman lebih terkait komputer dan beberapa aspek penting di dalamya seperti sistem operasi, jaringan komputer yang meliputi pengembangan email, alih berkas, porting UUCP, X.25, LAN ethernet, network printer server, dan lain-lain.
Selain sistem komputer INDOGTW, mahasiswa UI juga berhasil mengembangkan komputer baru yang diberi nama INDOVAX. Ini merupakan komputer DEC VAX-11/750 yang dioperasikan dengan sistem unix 4.X BSD dan memiliki memori 2 Mbytes, serta disk 300 Mbytes. Lewat sistem inilah kemudian banyak mahasiswa UI yang berhasil melakukan berbagai penelitian seperti rancangan VLSI, X.400, dan sejenisnya.
Dalam perkembangannya, penggunaan sistem berbasis UNIX jadi kian populer hingga dibuatkanlah sebuah wadah tempat berkumpulnya para pengguna dan penggemar UNIX di seluruh Indonesia, yang diberi nama Kelompok Pengguna Unix (Unix Users Group) alias INDONIX. Perkumpulan orang-orang cerdas ini digawangi oleh bapak Didik Partono Rudiarto, serta secara rutin kerap mengadakan pertemuan untuk membahas seputar UNIX dan komputer mini.
Selain sistem operasi UNIX dan super-mikro, beberapa sistem operasi baru mulai bermunculan dan para penggiat komputer Indonesia terus mengikuti perkembangan tersebut lewat akademi yang mereka tekuni. Mulai dari komputer bersistem operasi XENIX/SCO UNIX, MINIX (Mini Unix), hingga cikal bakal Linux, semuanya dibabat habis oleh para calon generasi ahli komputer di Indonesia.
Dan perlu diketahui pula bahwa kehadiran Personal Computer alias PC di era ini sebenarnya sudah ada, namun masih sangat terbatas baik dari segi kemampuan maupun populasinya. Karena itulah tak heran hingga akhir tahun 1980-an pun PC masih dapat dikatakan sebagai barang ‘langka’ nan ‘mewah’ di Indonesia kala itu.